Aku sedang tak ingin membahas itu. Apalagi mengulangnya kembali.
Kemana kau?
Beberapa tahun yang lalu saat asmara sedang memuncak hatiku.
Dimana dirimu?
Saat aku butuh kepastian, hidupku bak langit gelap tak ada bulan.
Kau biasa saja kala itu, malah kau wara wiri acuhkan diriku.
Diam. Pergilah, menjauh jangan mendekat.
Aku sudah lupa rasanya mencintaimu apalagi merindukan mu.
Berdiri dihadapanmu saja sudah tak ada getaran dalam dada.
Aku yakin rasa itu telah hilang, karena terlalu lama menunggu.
Itu urusanmu, jika sekarang kau yang mati karena mencintaiku.
Aku sudah bahagia, tolong mengerti. Karena sadar mu terlambat.
# juanar

Komentar
Posting Komentar