Wanita Panggilan


Dia adalah laras, seorang janda anak 3. Usianya sekitar 28 tahun, dia menikah dengan seorang pria buruh pasar dengan gaji 30rb rupiah perhari. Rumah tangganya serba kekurangan tetapi laras tidak pernah mengeluh dan  menuntut suaminya, hidup mereka selalu rukun dan bahagia, karena saat mereka nikah mengatas namakan cinta yang tulus. Susah senang sudah menjadi kewajiban laras untuk selalu menemani suaminya yang biasa di sebut jaka. 3 tahun yang lalu jaka meninggal karena mengalami kecalakan kendaraan roda dua, jaka yang hanya seorang yatim piatu dan miskin tidak bisa memberikan warisan kepada anak dan istrinya. Sedangkan laras adalah anak sulung dari keluarga yang sangat sederhana dan memiliki 10 adik laki laki dan perempuan, ayahnya mengalami lumpuh sejak laras berusia 20 tahun.

Maka dari itu, tidak ada tempat untuk laras mengadu dan meminta saat laras merasa kekurangan. Setelah suaminya meninggal laras harus bekerja keras sendiri untuk menghidupi 3 anaknya yang berusia, 10 tahun, 8 tahun dan 5 tahun. Kadang kala laras juga harus memberikan sebagian rezekinya kepada ibunya, karena ayah sudah tidak bisa bekerja lagi.

Pekerjaan laras yang hanya seorang wanita panggilan mempunyai cita cita untuk tetap membuat anaknya sekolah, meskipun kadang kala anak laras yang pertama bernama Putri kelas 5 sd diam diam bolos sekolah dan bekerja untuk membantu perekonomian keluarganya. Memungut sampah di sepanjang jalan atau di pasar pasar, putri juga sering sekali memungut sampah di sekolahnya, tapi putri tidak pernah malu, Putri juga anak yang rajin dan selalu dapat juara 1 di kelasnya, putri seorang kakak yang baik, putri selalu melindungi adiknya rara yang berusia 8 tahun yang sekarang kelas 2 sd. Adik putri, indah yang berusia 5 tahun mengalami kelainan, dan membutuhkan perawatan khusus.

Laras, yang selalu bekerja dari pagi sampai malam, dari rumah ke rumah tidak membuatnya putus asa. Iya laras adalah seorang wanita panggilan, itu adalah sebutan yang paling kasar untuk pekerjaannya. Laras bekerja sebagai buruh cuci, gosok, dan beres2 rumah dari rumah ke rumah tetangga. Dalam sehari laras bisa menyelesaikan pekerjaan rumah sebanyak 5 rumah dengan upah 10-12 ribu rupiah per rumah. Pekerjaan ini yang membuat laras selalu pulang diatas jam 10 malam.

Tidak jarang, suami idung belang di rumah majikannya selalu menggodanya, karena laras memiliki badan yang bagus, dan kulit yang putih. Karena itu, para tetangga kerap memanggilnya wanita panggilan dalam konotasi yang negatif.
Tetapi laras tidak pernah meladeninya, bagi laras pekerjaan laras ini halal, meskipun dengan upah yang sangat tidak sesuai dengan seberapa besar tenaga yang dikeluarkan nya.

Laras juga sering mendapatkan makanan dari rumah yang ia bersihkan, kadang laras mendapatkan beras meskipun hanya sedikit, mie instan dan makanan lainnya, dia adalah ibu susi seorang persit dari prajurit angkatan laut. Ibu susi adalah seorang dokter yang super sibuk, tapi ibu susi adalah orang yang sangat baik. Laras juga sering mendapatkan upah yang lebih.

Di usia indah yang 8 tahun, indah meninggal dunia karena sakit parah. Meskipun laras sudah berusaha membawanya ke rumah sakit dengan jaminan surat tanah rumahnya dan berjanji akan bekerja di rumah sakit itu dengan tidak di bayar. Tapi Tuhan berkata lain, indah sudah di panggil oleh sang Maha Pemilik.

Kesedihan yang laras rasakan hanya berlangsung sekitar 1 bulan, karena laras sadar bahwa Tuhan tidak ingin melihat indah sakit di dunia ini. Dan itu adalah cara Tuhan menyanyangi indah.

2 tahun kemudian, ibu nya laras mendengar kabar kalau laras meninggal karena keracunan. Hal ini dilakukan oleh majikannya yang di bakar oleh api cemburu, karena suaminya meminta izin kepadanya untuk menikahi laras dengan alasan ingin membantu laras agar tidak kekurangan lagi. Suaminya berjanji kalau dia akan adil kepadanya dan juga kepada laras jika di izinkan untuk menikahi laras. Tanpa pikir panjang istrinya itu memberikan minuman segar yang berisi racun.

Sekarang anak laras, putri dan indah di asuh oleh ibu susi seorang istri prajurit yang juga berprofesi sebagai dokter.



Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer