Selamat malam kota serang




Di sudut jembatan layang itu aku terdiam, duduk sendiri bertemankan sepi. Teman temanku sedang asyik bernyanyi karena bahagia bisa merasakan indahnya kota serang di malam hari.

Tapi tidak denganku, aku menikmatinya bukan dengan cara yang mereka lakukan. Aku hanya bisa terdiam menikmati kota ini, jalan itu terlihat indah saat dilihat dari atas jembatan layang ini, apalagi saat lampu merah, lampu motor dan mobil silih berganti seraya menyambut kehadiranku di atas sini, indah sekali terlihat begitu romantis.

Mataku mencari celah agar bisa melihat langsung indahnya langit malam. Aku melihat beberapa bintang seolah sedang menari dan mengajakku agar mengikuti nya, tapi tidak aku ikuti. Aku hanya tersenyum sebagai simbol bahwa aku suka dengan aktrasinya.

Jalan yang setiap hari aku lalui pagi dan sore hari ini ternyata menyimpan sejuta keindahan. Aku hanya soerang mahasiswi kosan, tidak ada kendaraan yang parkir di depan pintu kamarku yang dapat aku gunakan kemanapun aku mau. Itulah alasannya mengapa malam ini kami begitu bahagia, karena suasana kosan itu mulai sumpek, dan akhirnya aku dan temanku pergi hanya untuk sekedar mencari angin. Meskipun berjalan adalah hal sudah membuat aku bosan, tapi untuk malam ini rasanya aku ingin berjalan lebih jauh lagi menyusuri kota ini.

Banyak gedung gedung besar berbaris di pinggir jalan membentuk barisan saf layaknya pasukan paskibra yang sedang baris. Ada toko roti besar, mcd, giant, mall, ramayan, bank, universitas, kantor BUMN, BUMS, Pizza hut, perpustakaan daerah, hotel, beberapa cafe dan masih banyak lagi. Semua terlihat begitu indah ku pandang dari luar, tapi aku tidak memasukinya karena tidak membawa uang, hanya ada dua puluh ribu di dalam kantong bajuku.

Ternyata perjalanan malam ini cukup membuat kami lelah, dan membuat perut ini keroncongan, aku baru ingat kalau perut ku belum aku isi dengan nasi. Perjalanan ini aku hentikan di pedang kaki lima penjual nasi goreng, kami langsung memesan 5 piring nasi goreng spesial, karena untuk perjalanan yang spesial. Nasi goreng pedas spesial di temani dengan es teh manis lagi lagi membuat aku jatuh cinta pada malam ini.

Ternyata kesederhanaan telah menyadarkanku, bahwa untuk membahagiakan hati itu tidak perlu mewah dan bersandiwara dengan kondisi ekonomi sendiri. Bahagia itu kita yang menciptakan sebagai pelaku.

True?



Sumber gambar:

https://www.google.com/search?hl=in-ID&ie=UTF-8&source=android-browser&q=suasana+malam+di+kota+serang

Komentar

Postingan Populer