Harapan seorang gadis
Hoaaammmmmm...
Tidur semalam nyenyak sekali (sambil merenggangkan tubuh)
Kenapa tiba tiba aku senyum senyum sendiri seperti ini?
Selamam aku mimpi apa? Ooohhhh rasanya bahagia sekali, sampai sampai bibirku tak terasa tertarik sendiri senyum selebar bahu.
Saya terima nikah dan kawannya alisa nabya putri pratama binti Muhammad idris pratama dengan mas kawin 29 gram dan seperangkat alat solat di bayar tunai. SAH!
Rasanya hari ini lebih indah dari yang aku bayangkan sebelumnya, aku telah sah menjadi seorang istri dari pria yang selalu membuat aku bahagia. Semoga kamu bisa jadi imam yang baik ya mas, menuntun aku ke jalan yang Allah Ridhai amiin.
Hal terindah yang aku bayangkan setelah menjadi seorang istri, bukan karena aku merasa hebat karena telah menikah lebih dulu dibandingkan teman teman kuliah ku. Bukan merasa lebih cantik karena dipinang laki laki idaman semua wanita kala itu. Sepertinya bukan itu, tapi aku bahagia pada hal kecil yang mungkin menurut orang lain biasa saja.
Aku bahagia karena mulai hari ini, uang jajanku bukan dari saku ayahku.
"Gimana ya rasanya dapet uang jajan dari hasil keringat suami sendiri" (sambil senyum senyum)
Ini mi, uang buat belanja selama satu bulan, ini mi gaji abi bulan ini, ini mi uang nya mau beli apa? berapa mba 2 mangku bakso dan 2 botol teh nya. (kata kata itu yang membuat aku senang dan berhayal seperti ini)
Apa mungkin cuma aku yang tidak pernah bisa berhenti memandang mas mas di samping aku saat bangun tidur? Entah apa yang aku bayangkan. Rasanya setiap detik memandangi wajahnya setiap detik pula aku jatuh cinta padanya.
05.00 (jreng jreng)
Sibuk beres beres rumah, kamar berantakan, siapin sarapan buat mas sebelum kami berangkat kerja. Kebetulan kami berdua memang sama sama bekerja. Setiap sore aku sibuk sendiri, harus masak buat makan nanti malam. Setiap pulang kerja aku memang lebih dulu daripada masku. Setiap mas pulang aku selalu merawatnya, membantu menyimpan alat alat kerjanya, menyiapkan baju salin nya kemudian siap siap shalat magrib berjamaah (entah kenapa aku selalu suka dengan hal hal yang membuat aku sibuk, termasuk direpotkan oleh suami, bukan direpotkan maksudnya melayaninya bagaikan raja)
Terlebih jika nanti kita sudah punya anak, semakin bertambah banyak yang memanggilku umi, semakin bertambah banyak pula yang mencintai aku.
Mau pergi ada yang ngawal, mau jalan ada yang antar. Punya masalah ada temen curhat seranjang, punya kebahagiaan bisa bagi bagi partner hidup, jalan jalan berdua ketemu temen temen nya, dikenalin. "kenalin istriku" (aduhai senangnya) tiap weekend jalan jalan bareng pacar halal, main ke rumah mertua, akur sama sodara sodaranya, jadi temen curhat buat adiknya, arisan keluarga, semuanya, semua yang berhubungan dengan dia.
Membina rumah tangga memang idaman semua manusia, apalagi memiliki rumah tangga yang harmonis dan penuh cinta.
Mimpi apa aku semalam? Sampai tiba tiba pagi buta seperti ini aku sudah berkhayal dan senyum senyum sendiri seperti ini.
Tidur semalam nyenyak sekali (sambil merenggangkan tubuh)
Kenapa tiba tiba aku senyum senyum sendiri seperti ini?
Selamam aku mimpi apa? Ooohhhh rasanya bahagia sekali, sampai sampai bibirku tak terasa tertarik sendiri senyum selebar bahu.
Saya terima nikah dan kawannya alisa nabya putri pratama binti Muhammad idris pratama dengan mas kawin 29 gram dan seperangkat alat solat di bayar tunai. SAH!
Rasanya hari ini lebih indah dari yang aku bayangkan sebelumnya, aku telah sah menjadi seorang istri dari pria yang selalu membuat aku bahagia. Semoga kamu bisa jadi imam yang baik ya mas, menuntun aku ke jalan yang Allah Ridhai amiin.
Hal terindah yang aku bayangkan setelah menjadi seorang istri, bukan karena aku merasa hebat karena telah menikah lebih dulu dibandingkan teman teman kuliah ku. Bukan merasa lebih cantik karena dipinang laki laki idaman semua wanita kala itu. Sepertinya bukan itu, tapi aku bahagia pada hal kecil yang mungkin menurut orang lain biasa saja.
Aku bahagia karena mulai hari ini, uang jajanku bukan dari saku ayahku.
"Gimana ya rasanya dapet uang jajan dari hasil keringat suami sendiri" (sambil senyum senyum)
Ini mi, uang buat belanja selama satu bulan, ini mi gaji abi bulan ini, ini mi uang nya mau beli apa? berapa mba 2 mangku bakso dan 2 botol teh nya. (kata kata itu yang membuat aku senang dan berhayal seperti ini)
Apa mungkin cuma aku yang tidak pernah bisa berhenti memandang mas mas di samping aku saat bangun tidur? Entah apa yang aku bayangkan. Rasanya setiap detik memandangi wajahnya setiap detik pula aku jatuh cinta padanya.
05.00 (jreng jreng)
Sibuk beres beres rumah, kamar berantakan, siapin sarapan buat mas sebelum kami berangkat kerja. Kebetulan kami berdua memang sama sama bekerja. Setiap sore aku sibuk sendiri, harus masak buat makan nanti malam. Setiap pulang kerja aku memang lebih dulu daripada masku. Setiap mas pulang aku selalu merawatnya, membantu menyimpan alat alat kerjanya, menyiapkan baju salin nya kemudian siap siap shalat magrib berjamaah (entah kenapa aku selalu suka dengan hal hal yang membuat aku sibuk, termasuk direpotkan oleh suami, bukan direpotkan maksudnya melayaninya bagaikan raja)
Terlebih jika nanti kita sudah punya anak, semakin bertambah banyak yang memanggilku umi, semakin bertambah banyak pula yang mencintai aku.
Mau pergi ada yang ngawal, mau jalan ada yang antar. Punya masalah ada temen curhat seranjang, punya kebahagiaan bisa bagi bagi partner hidup, jalan jalan berdua ketemu temen temen nya, dikenalin. "kenalin istriku" (aduhai senangnya) tiap weekend jalan jalan bareng pacar halal, main ke rumah mertua, akur sama sodara sodaranya, jadi temen curhat buat adiknya, arisan keluarga, semuanya, semua yang berhubungan dengan dia.
Membina rumah tangga memang idaman semua manusia, apalagi memiliki rumah tangga yang harmonis dan penuh cinta.
Mimpi apa aku semalam? Sampai tiba tiba pagi buta seperti ini aku sudah berkhayal dan senyum senyum sendiri seperti ini.
Ah pasti bangun tidur udah langsung senyum2 yaa :D
BalasHapusBukan senyum senyum lagi kak hihii
HapusMimpi sibuknya pasangan muda :)
BalasHapusSibuk yang menyenangkan 😂
Hapus