Ayah
Ayah..
Wajahmu tak seceria foto remaja mu dulu.
Wajahmu menua, mengerut, dan kusam..
Terlihat jelas, semua beban yang kau pikul sendiri.
Hanya kerana engkau tak ingin, anak dan istri mu tahu betapa berat beban mu.
Ayah,
Cerita lah kepada ku, kini aku sudah besar.
Aku sudah mengerti artinya beban.
Tak mengapa, aku tak akan sedih. Justru aku sedih melihat mu menanggung ini semua.
Ayah,
Sekarang aku tahu bagaimana rasanya susah mencari uang.
Sekarang aku tahu bagaimana rasanya hidup di negeri orang.
Ayah,
Doa kan aku agar menjadi anak yang sukses,
Cerdas dan bisa membanggakan mu.
Agar semua keringat, usaha dan jerih payah mu tergantikan dengan melihat aku memakai toga, di balut nilai yang memuaskan.
Ayah,
Tak bosan aku memandang mu, tak bosan aku jatuh cinta kepadamu.
Kau lah pria sejati yang tak bisa terganti.
Ayah,
Aku gadis kecil mu yang mulai mengerti artinya cinta.
Aku tahu, waktu itu akan tiba!
Waktu dimana aku akan berikan seluruh cintaku untuknya.
Waktu dimana aku akan menjadi miliknya.
Waktu dimana aku akan hidup bersamanya.
Waktu dimana dia akan menggantikan tugas tugas mu untuk menafkahiku.
Hanya saja aku tak tahu siapa dia?
Aku takut.
Aku takut, dia tak seperti ayah.
Tak seperti ayah mencintaiku, tak seperti ayah menjagaku
Tak seperti ayah merawatku.
Aku takut dia melukai hatiku.
Ayah,
Titip ibuku dan terus cintainya.
Jaga dirimu dan juga ibuku.
.
.
Ayah aku merindukan mu.... ❤️❤️
Wajahmu tak seceria foto remaja mu dulu.
Wajahmu menua, mengerut, dan kusam..
Terlihat jelas, semua beban yang kau pikul sendiri.
Hanya kerana engkau tak ingin, anak dan istri mu tahu betapa berat beban mu.
Ayah,
Cerita lah kepada ku, kini aku sudah besar.
Aku sudah mengerti artinya beban.
Tak mengapa, aku tak akan sedih. Justru aku sedih melihat mu menanggung ini semua.
Ayah,
Sekarang aku tahu bagaimana rasanya susah mencari uang.
Sekarang aku tahu bagaimana rasanya hidup di negeri orang.
Ayah,
Doa kan aku agar menjadi anak yang sukses,
Cerdas dan bisa membanggakan mu.
Agar semua keringat, usaha dan jerih payah mu tergantikan dengan melihat aku memakai toga, di balut nilai yang memuaskan.
Ayah,
Tak bosan aku memandang mu, tak bosan aku jatuh cinta kepadamu.
Kau lah pria sejati yang tak bisa terganti.
Ayah,
Aku gadis kecil mu yang mulai mengerti artinya cinta.
Aku tahu, waktu itu akan tiba!
Waktu dimana aku akan berikan seluruh cintaku untuknya.
Waktu dimana aku akan menjadi miliknya.
Waktu dimana aku akan hidup bersamanya.
Waktu dimana dia akan menggantikan tugas tugas mu untuk menafkahiku.
Hanya saja aku tak tahu siapa dia?
Aku takut.
Aku takut, dia tak seperti ayah.
Tak seperti ayah mencintaiku, tak seperti ayah menjagaku
Tak seperti ayah merawatku.
Aku takut dia melukai hatiku.
Ayah,
Titip ibuku dan terus cintainya.
Jaga dirimu dan juga ibuku.
.
.
Ayah aku merindukan mu.... ❤️❤️
Komentar
Posting Komentar